Ahli Waris Gugat Asuransi Prudential

PT Prudential Life Assurance digugat pakar waris nasabahnya, Edy Suryanta Ginting di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Riki Rikardo Manik, kuasa hukum Edy, menuturkan clientnya merupakan Penerima Kegunaan (beneficiary) dari almarhumah Ria Priana. Menurut dia, Ria sebagai istri Edy menggenggam hak polis asuransi jiwa No. 77406019, sesuai sama Polis tertanggal 07 Juni 2011 yg diluncurkan Prudential.

Dijelaskan Riki, Ria punya hak dapatkan pertanggungan asuransi basic beberapa Rp 196 juta serta uang pertanggungan situasi urgent Rp 35 juta.

Selanjutnya : cara klaim prudential rawat inap

” Prudencial melakuan wanprestasi dengan menampik klaim asuransi yg di ajukan Edy, ” ujarnya terhadap Tribunnews. com, Rabu (22/1/2014) .

Riki mengemukakan, sebelum ajukan polis Ria udah lengkapi dokumen Surat Penyerahan Asuransi Jiwa yg diperlukan. Sampai selanjutnya Prudential menerbitkan Polis Asuransi Jiwa No. 77406019 atas nama Ria Priana.

Lantas tanggal 25 Juli 2012 Ria wafat. Masalah ini dibuktikan dengan surat info kematian yg dikeluarkan oleh rumah sakit Columbia Asia Medan.

Sesuai keputusan privat polis asuransi clausal 2. 1. 2, Prudential mesti membayar pertanggungan atas efek wafatnya Ria. Karenanya Ria wafat lantaran sakit, bukan lantaran perihal yg dikecualikan dalam persetujuan seperti bunuh diri atau uji-coba pencederaan diri. Pertanggungan ini selayaknya dibayar terhadap Edy bertindak sebagai penerima kegunaan.

Nyata-nyatanya, Prudential menampik klaim yg di ajukan Edy bulan Agustus 2012 lalu, walaupun Edy udah sertakan dokumen yg diperlukan. Penolakan ini diungkapkan dalam surat tertanggal 31 Agustus 2012, 23 Oktober 2012, 29 November 2012, serta 13 Februari 2013.

Menurut Riki, penolakan ini aneh lantaran argumen yg diungkapkan dalam semasing surat senantiasa tidak sama. Umpamanya, dalam surat tanggal 31 Agustus 2012 Prudential beralasan polis Almarhum Ria Priana dalam status lapsed/tak aktif. Dan pada tanggal 23 Oktober 2012, argumen penolakan lantaran Ria didapati sempat menanggung derita stres berat sebelum polis diluncurkan. Lantas dalam surat paling akhir tanggal 13 Februari 2013, Prudential menampik klaim dengan argumen yang menimbulkan kematian Ria merupakan penyakit keturunan.

Artikel Lainnya : cara klaim asuransi kendaraan jasindo

” Prudential berniat menginginkan argumen. Argumen Ria menanggung derita stres tidak bisa dibuktikan dengan data medis, ” ujarnya.

Sebelum megajukan tuntutan, Riki udah berulang-ulang mengingatkan Prudential buat penuhi kewajibannya lewat beberapa somasi. Tetapi, pihak Prudential gak sempat menanggapinya.

Dalam tuntutan ini Edy memohon rubah rugi materiil sebesar pertanggungan asuransi basic Rp 196 juta serta pertanggungan situasi urgent Rp 35 juta dan rubah rugi immateriil Rp 1 miliar.

Berkenaan tuntutan ini, pihak Prudential lewat Assistant Vice President Corporate Communication Prudential Indonesia Widyananto Sutanto menyatakan bakal ikuti proses hukum yg berjalan.

” Atas detail polis, kami tak dapat memberikan komentar, ” ujarnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s