Cegah Pengguna Ganti Merek Dengan Mirrorless Kelas Atas Sensor Full-Frame Setara DSLR

Canon termasuk telat masuk bursa pasaran camera mirrorless kelas atas dengan sensor full-frame sama dengan DSLR profesional. Saat Canon repot bergelut dengan DSLR, pabrikan beda, Sony, jor-joran masuk ke bagian ini melalui produk camera mirrorless seri A7 serta A9. Sejumlah pemakai camera Sony itu adalah eks pemilik DSLR Canon yg berpindah, namun tetap menyimpan koleksi lensa Canon yg lantas dipasang ke camera Sony dengan pemberian adapter yg tersedia banyak di bursa pasaran. PT Datascrip bertindak sebagai distributor beberapa produk camera Canon di Indone

Jawaban Canon Jawaban disebut selanjutnya ada berbentuk EOS R, camera mirrorless dengan sensor full-frame sama dengan DSLR profesional Canon. Seperti mirrorless, fisik EOS R lebih singkat serta gampang ketimbang seri camera DSLR Canon.

EOS R memanfaatkan metode mounting baru bernama RF mount yg baru punyai koleksi 4 lensa, terdiri dalam 2 lensa zoom normal serta 2 lensa prime. Tetapi, Canon ikut sediakan adapter privat hingga EOS R dapat dipasangi lensa-lensa DSLR canon EF mount. Karena itu, dikehendaki banyak pemilik EOS R kelak dapat menanggulangi minimnya pilihan lensa RF mount saat tunggu ekosistemnya masak, juga sekaligus menghindar banyak pemilik lensa Canon berpindah ke body camera dari brand beda.

“Kami ialah oleh karena ada pilihan EOS R, semestinya kemampuannya tambah lebih maksimum buat lensa-lensa Canon sendiri, ketimbang bila memanfaatkan lensa Canon di body brand beda, ” kata Sintra. Udah kanibal Di hierarki camera Canon, EOS R duduk pada dua mode camera DSLR full-frame, ialah EOS 6D Mark II serta EOS 5D Mark IV. EOS R bertujuan jadi pelengkap, pilihan yg bertubuh lebih singkat serta gampang, alih-alih substitusi DSLR. Sintra mengaku ada kemampuan kanibalisasi antar produk, dimana EOS R mungkin menggerus pasar DSLR Canon. Tetapi, menurutnya, ini tetap adalah kompromi yg semakin bisa di terima dibanding dengan membiarkan pasar DSLR full frame gak tergarap.

“Sekarang lantas, bila kami tak berikan jawaban ini (EOS R) , pemakai yg butuh mirrorless full frame bakal lari ke brand beda. Jadi sesungguhnya market DSLR udah ada yg termakan dengan hadirnya bagian ini (mirrorless full-frame) , ” lanjut Sintra. “Dengan hadirnya kami di bagian ini, kami mengharapkan banyak pemakai Canon yg butuh pilihan lebih gampang serta singkat gak mesti kembali gunakan body brand beda, ” katanya. Mode camera mirrorless terakhir memang tambah mengemuka. Di indonesia, menurut Sintra, pasar camera mirrorless udah tambah besar ketimbang dengan camera DSLR tradisionil. Datascrip lantas berani membandrol obyek penjualan camera mirrorless yg tambah tinggi ketimbang DSLR buat tahun 2018. Camera mirrorless Canon dikehendaki laris 80. 000 unit, sesaat DSLR cuma 60. 000 unit. Tidak cuman Canon, Nikon terakhir ikut pula terjun ke bursa pasaran camera mirrorles full-frame melalui dua produk bernama Z6 serta Z7. Belum juga didapati kapan dwi mirrorless terkini Nikon ini bakal melenggang di Indonesia

Sumber Berita : blog kamera

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s